Belum lama ini, istilah ghosting berseliweran di media-media sosial. Istilah ini sudah terdengar sebelumnya sih, tapi kian santer setelah kisah putusnya percintaan Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi, merebak. Oleh ibu mantannya, Felicia Tissue, Kaesang dituding melakukan ghosting terhadap putrinya.

Apa Itu Ghosting?

Jika kita buka Urban Dictionary, ada penjelasan mengenai arti dari ghosting. Menurut penjelasan di situs tersebut, ghosting merupakan pemutusan komunikasi dengan teman atau kekasih tanpa memberikan penjelasan atau pemberitahuan sebelumnya. Atau, lebih parah lagi, si teman atau pasangan tiba-tiba hilang tanpa penjelasan, padahal biasanya intens berkomunikasi. Si teman atau kekasih ini tidak menghubungi orang yang biasa mereka hubungi. Mereka juga menghindari panggilan telepon, media sosial, dan menghindarinya secara langsung di depan umum.

Selain istilah ghosting, rupanya ada banyak istilah yang digunakan para milenial dalam konteks hubungan, baik pertemanan maupun percintaan. Mau tahu? Berikut saya sarikan dari berbagai sumber mengenai berbagai istilah tersebut.

Orbiting

Orbiting ini merupakan istilah dalam hubungan, ketika seseorang memutus kontak denganmu, tetapi sering ngepoin kamu melalui media sosial, seperti meninggalkan komentar di unggahanmu atau melihat story-mu. Makna tersebut tak jauh beda dengan kata orbit yang bermakna peredaran. Walaupun sudah memutus kontak, namun dia masih sering muncul dan selalu berada di sekitarmu.

Gaslighting

Gaslighting adalah istilah yang menggambarkan kondisi atau situasi yang dilakukan seseorang untuk memanipulasi kamu secara rumit dengan cara membalikkan ucapan, agar kamu mempertanyakan kembali tindakanmu. Kamu akan dihantui rasa bersalah seolah kamu adalah pelaku suatu permasalahan, padahal kenyataannya adalah sebaliknya. Pelaku gaslighting jelas akan menciptakan hubungan yang tidak sehat atau toxic relationship.

Breadcrumbing

Istilah ini terinspirasi dari dongeng Hansel and Gretel, yang meninggalkan breadcrumb atau remah roti di jalan setapak di hutan untuk menemukan jalan pulang. Breadcrumbing merupakan istilah untuk orang-orang yang suka memberi perhatian lebih tapi berujung tanpa kepastian. Perilaku ini seringnya bermula dan terjadi di media sosial. Pelaku bisa jadi menggodamu, mengirim pesan di media sosial, tetapi hanya sekadar flirting.

Benching

Ini hampir mirip dengan ghosting, tapi tujuannya lebih jahat. Benching adalah ketika seseorang (sepertinya) naksir sama kamu, tapi enggan menjalin hubungan serius karena dia pengen sambil ngegebet yang lain juga. Biasanya orang model begini suka ngilang tapi lalu muncul lagi tiba-tiba. Ngilang lagi, muncul lagi. Begitu terus sampai dia dapat pacar yang paling oke menurutnya. Random banget! 

Roaching

Kalo di Indonesia cowok yang flirty tuh dibilang ‘buaya’, kalo di Amrik mereka disebut dengan ‘kecoa’ (cockroach). Sampai sekarang, tidak ada yang tahu kenapa cowok brengsek disebut buaya. Padahal, sebenarnya, buaya adalah salah satu hewan setia yang cuma kawin sama satu pasangan seumur hidupnya!

Roaching adalah  ketika seseorang sedang dekat denganmu tapi bohong soal status hubungannya. Si ‘kecoa’ biasanya bilang kalau mereka single, tapi sebenarnya sudah punya pacar. Wah, bahaya!

Stashing

Stashing adalah istilah ketika kamu pacaran dengan seseorang, tetapi dia tidak memperkenalkannya kepada teman, keluarga, ataupun orang-orang terdekat. Jika seseorang sudah berani memperkenalkan kekasihnya kepada teman, keluarga ataupun kerabat dekat itu artinya dia sudah serius menjalin hubungan dengan kekasihnya. Sebaliknya, jika dia merasa berat untuk memperkenalkan kekasihnya, bisa jadi dia hanya menjadikan kamu permainan, atau bahkan ada orang lain yang sudah mengisi hatinya. 

Submarining

Submarining adalah istilah yang hampir sama dengan ghosting. Bedanya, setelah menghilang tanpa jejak sekian lama, pada akhirnya dia menghubungimu kembali. Menghilang tanpa kabar dan tiba-tiba muncul dengan tampang tak berdosa. Ngeselin, nggak tuh?

Gatsbying

Gatsbying adalah ketika seseorang mengunggah konten seperti video dan foto ke media sosial dengan harapan bakal dinotice gebetan. Hal tersebut tak jarang dilakukan untuk mendapatkan perhatian dari gebetan.

Nah, itu tadi istilah-istilah tren yang sering digunakan generasi milenial dalam konteks suatu hubungan. Kamu pernah jadi korban? Atau malah jadi pelaku? Hihi… Jangan ya, kecuali gatsbying, tindakan-tindakan itu jahat karena bisa menyakiti orang lain.

Written by

Ambhita Dhyaningrum

Pengajar, penerjemah, editor, kadang-kadang penulis.